Menambah Penggila lewat Mini Next

23 Mar 2014

Rental Mobil Medan - MEMILIKI mobil kelas atas ialah impian banyak orang. Tak bisa dapat yang baru, yang bekas pun jadi. Hal tersebut terpikirkan oleh Mini, yang kemudian meluncurkan program Mini Next di Indonesia.

Apa itu Mini Next? Dengan program ini, pecinta otomotif Tanah Air dapat membeli sebuah Mini secondhand besertifikat resmi yang kondisinya terjamin, tentu dengan harga lebih terjangkau. Presiden Direktur BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan berujar Mini Next ialah satu strategi mempertahankan nilai jual kembali Mini.
Kami ingin menjangkau lebih luas lagi para penggemar Mini di Indonesia, tukasnya dalam acara peluncuran program Mini Next di Jakarta, Kamis (13/3).

Mobil-mobil Mini tangan kedua itu, kata Head of Mini Indonesia Jentri Izhar, mereka sebut sebagai Mini pre-loved. Untuk mendapatkan sertifikasi Mini pre-loved, diklaim Jentri, tidaklah sembarangan.

Sebelumnya mobil-mobil Mini tersebut mesti menjalani pemeriksaan 360 derajat.Hanya mobil-mobil yang sudah melewati servis di Maxindo yang bisa mendapat julukan sebagai Mini Next, tukasnya.

Maxindo adalah partner resmi BMW Group Indonesia untuk diler dan bengkel di Jakarta. Selain itu, semua suku cadang yang terdapat di kendaraan Mini tersebut haruslah asli dan belum berusia lima tahun atau belum menempuh 120 ribu km.
Head of Financial Services Mini Next Yonathan Bhakti menjelaskan pemeriksaan mencakup aspek optis dan teknis.
Setiap yang diperbaiki harus ada work order (WO) dan itu auditable.

Mini pre-loved kemudian akan mendapatkan garansi minimum 12 bulan dan servis road side assistance jika dibutuh kan. Saat ini kami sudah memiliki 3 stok, yaitu 2 Mini Paceman dan 1 Mini S Cabrio, ucap Jentri.
Saat ditengok Media Indonesia, Mini pre-loved S Cabrio yang telah menempuh 1.000 km dibanderol Rp685 juta. Adapun harga barunya mencapai Rp749 juta. Mobil tersebut bergaransi 24 bulan.

Mini pre-loved Paceman dilabeli Rp730 juta, berbanding Rp820 juta untuk harga barunya. Karakter konsumen premium Adanya Mini Next itu, pungkas Jentri, diinisiasi berdasarkan pengamatan terhadap karakter konsumen mobil premium.

Pembeli yang ultrakaya, baru pakai beberapa bulan, sudah mau jual kembali. Sebelumnya kita belum bisa menerima. Jadi, mereka terpaksa menjualnya ke pihak lain. Ada pula yang ingin upgrade, misalnya pengin dari Mini Hatchback ke Countryman. Mereka yang ingin menukar Mini lama dengan Mini baru tentu akan mendapat tawaran yang lebih kompetitif, lontar Jentri lagi.

Di luar itu, Jentri mengakui, Mini Next dimaksudkan untuk meraup ceruk pasar yang lebih luas. Karena Mini di Indonesia baru ada pada 2011, kita saat ini bicara Mini berusia beberapa tahun. Tapi kalau lebih lama lagi, Mini Cooper pre-loved yang Rp500 jutaan mungkin bisa didapat di harga Rp300 juta-Rp400 juta.

Terdapat pula program pembiayaan khusus. Program yang ditawarkan ialah individual financial offer. Kami punya rekanan bank yang dapat menawarkan program pembiayaan yang bisa didesain secara individual. Contoh, orang yang senang tunai kita bisa berikan bunga 0% selama enam bulan, tutup Bhakti. (Xan/S-2/MEDIA INDONESIA,20/03/2014,HAL23)


TAGS


-

Author

Follow Me