Ribuan Pengungsi Sinabung Pulang

27 Feb 2014

RIBUAN pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, terus meninggalkan posko penampungan yang berada di Kabanjahe. Mereka kembali ke rumah masing-masing.

Menurut Jhonson Tarigan, Koordinator Media Massa Penanggulangan Bencana Sinabung di Kabanjahe, para pengungsi sudah bosan tinggal di posko pengungsian dalam waktu cukup lama.

Pemulangan ribuan pengungsi ke desa dan rumah tempat tinggal mereka, juga karena imbauan Pemkab Karo dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ujar Jhonson, kemarin.

Pada umumnya warga yang pulang bertempat tinggal di luar radius 5 kilometer dari Sinabung.

Hingga saat ini tercatat 10 posko penampungan pengungsi erupsi Sinabung dalam keadaan kosong, dari total 44 posko.

Sementara itu, BNPB telah memasang rambu-rambu evakuasi dan papan informasi peringatan mengenai wilayah yang harus diperhatikan masyarakat, baik dari luar mau pun warga setempat di sekitar lereng Gunung Sinabung.

BNPB menargetkan 84 rambu dan 26 papan informasi terpasang di titik-titik yang telah disurvei terlebih dahulu.

Pemasangan rambu-rambu itu sebagai peringatan larangan dan sosialisasi imbauan kepada masyarakat mengenai wilayah atau radius berbahaya di sekitar Sinabung, kata Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jakarta, kemarin.

Disebutkannya, status Sinabung masih awas atau level IV meskipun tidak ada erupsi.

Pada bagian lain, banjir masih terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Banjir yang menerjang lima kecamatan dua hari lalu itu menyebabkan sekitar 1.000 hektare lahan padi terendam air.

Untuk mengantisipasi luapan Sungai Bengawan Solo, Pemkab Tuban telah menyiapkan enam titik lokasi pengungsian. Titik lokasi pengungsian itu, ada di Kecamatan Rengel dan Soko.(JH/JS/YK/N-3) Media Indonesia, 27/02/2014

Kunjungi Website Deli Serdang


TAGS


-

Author

Follow Me